Siapakah Pendiri Google? Inilah Kisah Sukses Larry Page Mendirikan Google

Ialah Larry Page, salah satu pendiri mesin pencarian nomor satu di dunia. Pria kelahiran Lansing, Michigan, 26 Maret 1973 ini mendirikan Google bersama Sergey Brin pada tahun 1996. Teknologi Search Engine tersebut terus disempurnakan pada 1998.

Ketika menjadi seorang siswa di program Ph.D. ilmu komputer Universitas Stanford, Page bertemu Sergey Brin. Pada awalnya mereka merasa tidak cocok. Hal ini disebabkan karena perbedaan dari setiap topik yang mereka bicarakan. Namun, pada akhirnya mereka memiliki ketertarikan yang sama yaitu mengenai mesin pencari (search engine). Bersama mereka menjalankan mesin pencari Google, keduanya memiliki ide untuk membuat laman pencarian yang terhubung dengan beberapa laman lainnya.

Kantor pertamanya adalah sebuah ruang garasi rumah teman mereka di Menlo Park, California. Pada tahun 1999, Google pindah ke kantor di 165 University Ace Palo Alto California sebelum akhirnya pindah ke Googleplex pada akhir tahun tersebut.
Larry dan Sergey terus menjalankan mesin pencari Google hingga tahun 2001. Setelah itu mereka merekrut Eric E. Schmidt untuk menjadi ketua umum dan CEO Google.

Saat awal berdiri, Google mendapatkan investasi senilai US$ 100 ribu (setara Rp 1,3 miliar) dari Co-founder Sun Andy Bechtolsheim.
Setelah mendapat suntikan dana itu, mereka memiliki kantor pertama, yakni di sebuah garasi milik Susan Wojcicki yang kini jadi CEO YouTube.

Google kini menjadi perusahaan yang paling berpengaruh di Internet, termasuk karena Blogger.com sudah mereka kuasai.

Berkat mendirikan Google, Page kini jadi salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan sebesar US$ 42,4 miliar yakni sekitar Rp 565,3 triliun.
Ia juga masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes dan menduduki urutan ke-12, di bawah pendiri merek fashion Louis Vuitton.

Inilah beberapa kata bijak dari Larry Page : 
1. "If you’re changing the world, you’re working on important things. You’re excited to get up in the morning.” 
Jika Anda mengubah dunia, Anda sedang bekerja pada hal-hal yang penting. Anda bersemangat untuk bangun di pagi hari.
2. "Many leaders of big organizations, I think, don’t believe that change is possible. But if you look at history, things do change, and if your business is static, you’re likely to hace issues.” 
Banyak pemimin dari organisasi besar, saya pikir, tidak percaya bahwa perubahan itu mungkin. Tetapi jika Anda melihat sejarah, hal-hal yang berubah, dan jika bisnis Anda statis, Anda mungkin memiliki masalah.
3. “We don’t have as many managers as we should, but we would rather have too few than too many.” 
Kami tidak memiliki banyak manajer seperti yang seharusnya kami miliki, tetapi kami lebih suka memiliki terlalu sedikit daripada terlalu banyak.

 Demikian kisah singkat Larry Page yang bisa admin sampaikan. Hope you being inspired & See u!

Komentar

Postingan Populer